Sabtu, 28 Mei 2016

KEBANGKITAN OTAK KANAN

•Daniel adalah penulis naskah pidato Wakil Presiden Al Gore (1995-1997)
•Diterbitkan dalam 18 Bahasa
•Khusus untuk orang Amerika
•Berisi kiat memenangkan persaingan global
•Sukses/tidaknya sebuah bisnis di era globalisasi 3.0>>
•Siapa yang bisa dibayar lebih murah dengan keahlian sama?
•Dapatkah computer melakukannya dengan lebih cepat?
•Apakah anda menawarkan sesuatu yang lebih memuaskan?
ASIA
•Kalangan intelektual Asia dengan kepandaian setara bangsa Amerika, namun bersedia digaji lebih murah.
•Pekerjaan yang sifatnya logical (programmer IT) sudah mulai dikuasai pekerja di Asia seperti India, Philipina, Cina, dll.
•Desainer murah AS digaji $4700, India $100. akuntan AS $5000, Philipina $300.
•1 dari 10 pekerjaan IT pindah dari AS ke Asia sejak 2010.
•Tantangan: jika ada orang lain yang bisa melakukan bisnis kita dengan biaya lebih murah, itu ancaman.

Keberlimpahan
•Ada banyak sekali alternatif untuk sebuah produk. Misal butuh handphone? Banyak terdapat alternatif pilihan jenis dan harga.
•Orang AS menghabiskan uang lebih banyak untuk kantong pembuang sampah, dibanding belanja barang di 90 negara lain.
•Tantangan: bagaimana menciptakan produk yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai estetik.
Otomatisasi
•Pekerjaan yang bersifat logik, perhitungan dan bersifat runtun akan tergantikan oleh mesin komputer.
•Banyak aktivitas produksi yang bisa dikerjakan lebih cepat oleh mesin atau komputer.
•Contoh: pekerja pabrik, penerjemah, arsitek
•Tantangan: apakah mesin/komputer bisa melakukan bisnis kita dengan lebih cepat? Itu ancaman.

Konsep
•Kelimpahan produksi sudah memuaskan, sehingga orang lebih memaknai keindahan dan emosi
•Asia memperkerjakan sejumlah besar pekerjaan berorientasi otak kiri dengan upah jauh lebih murah
•Otomatisasi mulai mempengaruhi pekerja intelektual.
•Tiga hal tadi menandai kebangkitan otak kanan, sebagai kesatuan utuh pikiran bersama otak kiri.
•Tidak ada yang lebih baik, karena otak kanan dan kiri punya peranan masing-masing yang membentuk kesatuan utuh.
•Otak kiri>> logis, runtun, literal dan analitik.
•Otak kanan>> sintesa, ekspresi emosi, konteks dan gambaran menyeluruh. 
•Tiga kekuatan tadi mengubah pradigma ke arah pemikiran berorientasi otak kanan.
•Kita menuju ke zaman konseptual.
•Karakter utamanya pencipta dan mampu berempati.
•Kemampuan khasnya adalah pemikiran berorientasi otak kanan.
Enam indra di aman Konseptual
•Untuk melengkapi pemikiran berorientasi otak kiri, harus menguasai enam kemampuan dasar dari pemikiran berorientasi otak kanan. Keenamnya adl:
•Desain
•Cerita
•Simfoni
•Empati
•Bermain
•Makna
Desain•Saat ini produsen tak lagi cukup menciptakan produk/jasa, pengalaman atau gaya hidup yang fungsional.
•Namun produk dan jasa tersebut haruslah indah, unik dan menyentuh emosi. Selain juga penting secara ekonomis dan menguntungkan secara pribadi

•Ketika kita dibanjiri oleh informasi dan data, tidaklah cukup menata argumen efektif.
•Berkomunikasi dan memahami diri sendiri menjadi kemampuan untuk menampilkan cerita yang menyentuh.
•Cerita menjadi penting karena mampu menyentuh emosi. 
Simfoni 
•Zaman industri dan informasi banyak menuntut fokus dan spesialisasi. Namun ketika pekerjaan intelektual berpindah ke Asia, dibutuhkan kemampuan menyatukan berbagai hal yang disebut simfoni.
•Bukan hanya analisa dan sintesa, namun juga memandang gambaran menyeluruh dan melampaui batas-batas. Juga kemampuan mengkombinasikan hal-hal yang berbeda menjadi kesatuan utuh yang memikat. 
Empati
•Kemampuan berpikir logis merupakan ciri manusia. Tetapi dalam era informasi ini, logika saja tidak cukup.
•Empati adalah kemampuan mereka memahami apa yang membuat sesama mereka bahagia, kemampuan menjalin relasi dan peduli sesama. 
Bermain
•Manfaat kesehatan dan keuntungan profesional berasal dari tawa, hati ringan, bermain dan humor.
•Di zaman konseptual, kita semua butuh bermain dalam kerja dan kehidupan. Bukan hanya keseriusan, tetapi juga bermain.
Makna
•Kita hidup dalam dunia yang berkelimpahan materi yang mempesona. Semoa orang berusaha membebaskan diri dari pergulatan hidup sehari-hari dan membebaskan kita mengejar hasrat yang lebih berarti seperti makna hidup, transdensi dan kepuasan spiritual. 

MEMELOGY

Meme dibaca “/mim/”adalah sebuah ide, sikap, perilaku atau sebuah gaya yang disebarkan seseorang kepada orang lain dalam budaya yang sama (Dawkin, Richard, 1989).Istilah “meme” berasal dari bahasa Yunani Kuno yang berartimembuat duplikat”.
Mulai dikenal sejak 1990an, ditandai dengan berkembangnya ilmumemetics”, yang mengeksplore konsep evolusi meme.
Sebuah meme merupakan sarana penyampai pesan yang terdiri atas ide-ide budaya yang berlaku di masyarakat, simbol maupun praktik-praktik khusus.Ide ini ditransfer dari pemikiran individu kepada pihak lain bisa melalui tulisan, gerak tubuh, ritual atau hal lain yang tengah menjadi tren saat itu.
Konsepnya: terjadi fenomena-seseorang membuat meme-orang lain membuat duplikat dan memberikan kepada orang lain untuk mendapatkan respon.Dalam sebuah meme, ada beberapa proses: variasi, mutasi, kompetisi dan keberlangsungan. Masing-masing proses sangat berkontribusi pada kesuksesan sebuah meme.
Penyebaran meme juga sangat tergantung dari kelakuan penyebarnya. Meme yang jarang disebarkan, tentu saja akan cepat hilang. Sedangkan yang aktif disebarkan, akan bertahan dan bermutasi.
Meme yang dianggap sukses adalah meme yang terus dibuat banyak versi atau memiliki replika.
Meme paling popular?2 February The first Harlem Shake videos are uploaded. Australians Sunny Coast Skate establish the format.7 February Early videos are tweeted by producer Diplo and website College Humor to over 600,000 followers each.10 February A Norwegian Army unit makes what becomes the most popular version.
13 February Harlem Shake gains mainstream attention. The Today Show in the US does a version.15 February YouTube claims over 175 million views of Harlem Shake videos. Interest grows despite predictions of a demise.21 February Baauer goes to the top of the Billboard charts due to YouTube views.The Harlem Shake viral video trend, which has sparked over 100,000 imitations and garnered nearly a billion views, has been going a month. It's been unique in the speed of its spread.
On 2 February, the Harlem Shake video meme was born. By 11 Feb, YouTube claimed there were 4,000 videos being uploaded a day.Over 700 million people have viewed the videos, YouTube says. More than 100 versions have at least a million views. The most has nearly 40 million.
The soundtrack to every video is New York DJ Baauer's song Harlem Shake.
Each video lasts about 30 seconds. For the first 15 seconds, one person - often masked or in a helmet - dances in front of apparently oblivious or uninterested people.
As the bass drops, the video cuts and suddenly the screen is full of people dancing energetically and festooned with weird costumes and props 

The format is simple.

Kamis, 14 April 2016

BERPIKIR KREATIF

1, MODEL PROSES KREATIF
Persiapan, Iluminasi, Inkubasi, verifikasi

 TAHAP BERPIKIR KREATIF
Mess-finding (Objective Finding)
Fact-finding
Problem-Finding
Idea-finding
Solution finding (Idea evaluation)
Acceptance-finding (Idea implementation)
 
  The steps guide the creative process. They tell you what to do at each immediate step in order to eventually produce one or more creative, workable solutions.

  Each step first involves a divergent thinking phase in which one generates lots of ideas (facts, problem definitions, ideas, evaluation criteria, implementation strategies), and then a convergent phase in which only the most promising ideas are selected for further exploration.

Senin, 11 April 2016

MIND MAP

Mind Mapping
Mind Map (Peta Pikiran) teknik grafis yang kuat yang memberikan kunci universal untuk membuka potensi otak . Mind Map memanfaatkan berbagai keterampilan kortikal - kata, gambar , angka , logika , ritme , warna dan kesadaran spasial - secara unik yang memberikan kita kebebasan untuk menjelajah otak kita.

Bagaimana Mind Map Dapat Membantu Kita ?
Mind Map dapat membantu kita dalam sangat banyak hal. Berikut ini hanyalah beberapa diantaranya. Mind Map dapat membantu kita untuk :
Menurut Michael Michalko, dalam bukunya “Cracking Creativity”, Mind Map akan :


 Mind Map menggunakan kemampuan ortak akan pengenalan visual untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya. Dengan kombinasi warna, gambar dan cabang-cabang melengkung. Mind Map lebih merangsang secara visual daripada metode pencatatan tradisional, yang cenderung linear dan satu warna. Ini akan sangat memudahkan kita mengingat informasi Mind Map.
Yang diperlukan untuk membuat Mind Map :
1. Kertas tidak bergaris (HVS)
2. Alat tulis berwarna – warni
3. Otak
4. Imajinasi
Ketika kita menggunakan Mind Map untuk keperluan sehari – hari, kita akan merasa bahwa hidup kita menjadi lebih produktif. Tidak ada batasan berapa banyak  gagasan, ide, serta koneksi yang dapat diciptakan oleh otak kita.
Langkah – langkah untuk membuat Mind Map :
1. Mulailah menggambar dari bagian TENGAH di kertas yang kosong dengan layout Landscape. Memulai menggambar di tengah memberikan kebebasan bagi otak kita untuk menyebarkan ide – ide kita ke segala arah dengan lebih bebas dan natural.
2. Gunakan GAMBAR pada bagian tengah pada ide yang akan kita buat. Gambar membantu kita agar kita menggunakan imajinasi kita. Gambar pada bagian tengah lebih menarik, membuat kita akan fokus dan berkonsentrasi.
3. Buat ranting MELENGKUNG untuk menghubungkan gambar sentral dengan sub tema. Menggunakan garis lurus akan membuat otak kita menjadi bosan.
4. Gunakan WARNA di seluruh bagian. Seperti gambar, warna juga memberikan imajinasi pada otak kita, serta akan membuat Mind Map kita menjadi lebih menarik.

2.2. Tokoh Pembuat Mind Mapping dalam Sejarah

- Leonardo Da Vinci

Untuk mendapatkan contoh sempurna dari seseorang jenius kreatif besar yang menggunakan bahasa visual untuk menghasilkan ribuan ide yang mencengangkan, kita cukup perlu melihat buku catatn Leonardo da Vinci. Leonardo menggunakan gambar, diagram, simbol dan ilustrasi sebagai cara termurni untuk menangkap pikira-pikiran yang bermunculan di otaknya dan mencurahkannya ke kertas. Karena ungkapan-ungkapan kreatif jenius yang terkandung di dalamnya, buku-buku catatan Leonardomerupakan buku-buku paling berharga di dunia, dan yang terpenting dari buku-buku ini adalah gambar-gambarnya. Gambar-gambar ini membuat Leonardo menjelajah pikirannya dalam berbagai bidang seni, ilmu faal, permesinan, akuanautik dan biologi.
Bagi Leonardo, bahasa kata-kata berada ditempat kedua sesudah bahasa gambar dan digunakan untuk memberi label, menunjukkan atau menjelaskan pikiran dan penemuan kreatifnya sebagai alat utama untuk pemikiran kreatifnya adalah bahasa gambar.

- Galileo Galilei

Galileo adalah seorang pemikir kreatif jenius dunia, yang di akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17, membantu merevolusi ilmu dengan menggunakan teknik pencatatannya sendiri. Sementara rekan-rekan semasanya menggunakan pendekatan verbal dan matematikal tradisional untuk menganilisis masalah-masalah ilmiah, Galileo menjadikan pikirannya kasatmata melalui ilustrasi dan diagram, seperti yang dilakukan Leonardo.

- Richard Feynman

Richard Feynman, fisikawan pemenang Hadiah Nobel, ketika masih muda menyadari bahwa imajinasi dan visualisasi adalah bagian terpenting dari proses pemikiran kreatif. Dengan begitu ia memainkan permainan-permainan imajinasi dan belajar menggambar.

- Albert Einstein

Albert Einstein, jenius abad ke-20, juga menolak bentuk-bentuk linear, numerik dan verba pemikiran kreatif. Seperti Leonardo dan Galileo sebelum dirinya, Einstein percaya bahwa alat-alat ini berguna tetapi tidak perlu dan yang jauh lebih penting adalah imajinasi.
Einstein menyatakan : “Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan karena imajinasi tidak terbatas”.

2.3. Kegunaan Mind Mapping

1. Diri sendiri : dengan menggunakan Mind Map, kita dapat menganalisa keinginan kita, kelebihan dan kekurangan kita. Selain itu, Mind Map juga dapat menolong kita untuk mengambil sebuah keputusan dan tindakkan apa yang mungkin akan kita ambil di masa depan.
2. Diary Mind Map : Diary dengan menggunakan Mind Map dapat membantu kita memanajemen waktu serta memanajemen hidup kita. Dalam Diary Mind Map, ada perencanaan – perencanaan yang biasa di buat :
a. Rencana Tahunan : rangkaian perencanaan dalam hitungan tahun
b. Rencana Bulanan : rangkaian perencanaan dalam hitungan bulan
c. Rencana Harian : rangkaian perencanaan dalam hitungan harian (24 jam)
Kita juga dapat merencanakan hidup kita ke dalam beberapa aspek, yaitu kesehatan, keluarga dan teman, pekerjaan serta kreatifitas. Keuntungan dari diary Mind Map  ini yaitu :
- Sebagai alat untuk mengingat kejadian apa saja yang terjadi
- Dari segi visual diary Mind Map lebih menarik ketimbang diary biasa
- Mengembangkan kereatifitas serta imajinasi si pemilik diary
- Bersifat lebih detail
- Menempatkan kita untuk mengontrol bagian yang paling terpenting dalam hidup kita
3. Belajar kelompok : semakin banyak anggota dalam suatu kelompok, maka akan semakin banyak gagasan – gagasan serta ide – ide kreatif yaang dikeluarkan. Anggota kelompok akan terlibat dalam pembicaraan mengenai materi yang mereka pelajari. Riset mengatakan bahwa ketika kita berbicara dengan orang pada saat belajar akan menghasilkan proses pertukaran informasi yang lebih efisien dan lebih mudah diingat ketimbang kita hanya diam saja. Dengan menggunakan Mind Map tentu kita akan lebih mengingat informasi yang tertera karena dengan warna – warna yang menarik otak kita akan lebih mudah menyerapnya dibandingkan catatan yang tidak berwarna sama sekali.
4. Pendidikan : Mind Map dapat digunakan untuk menggunakan esai, dimulai dari inti esai tersebut kemudian dilanjutkan dengan sub tema dari esay tersebut lalu dikembangkan menjadi paragraf – paragraf pendukung. Mind Map dapat juga digunakan untuk ujian, dimana kita menggambarkan topik yang diujikan lalu mulai menulis sub tema dari topik ujian tersebut.
5. Mengajar : dengan menggunakan Mind Map dalam mengajar, materi akan lebih cepat diserap serta para murid akan lebih tertarik dengan warna – warna yang ada pada Mind Map sehingga belajar pun menjadi tidak bosan. Mengajar dengan menggunakan Mind Map juga dapat menginspirasi para murid agar lebih kooperatif dan menggunakan imajinasi mereka
6. Bisnis dan rapat : penggunaan Mind Map dalam rapat membuat semua anggota dalam rapat memeberikan kontribusi dalam membuat Mind Map tersebut. Mind Map mempermudah setiap anggota dalam rapat untuk memahami cara pandang dari masing – masing anggota dalam rapat.
7. Presentasi : penggunaan Mind Map dalam presentasi biasa, dianggap lebih baik karena dalam presentasi biasa si pembicara cenderung kehilangan kontak mata dengan audiens, dimana si pembicara lebih menitikberatkan pandangannya kepada cataatn kecil yang ia buat. Ketika memegang catatan, pembicara akan sulit mempraktekkan gerakan yang dapat mendukung sebuah materi dalam presentasi. Keuntungan penggunaan Mind Map dalam presentasi yaitu menambah kontak mata dengan para audiens, menambah keterlibatan antara audiens dan pembicara, juga Mind Map memberikan kebebasan pada kita agar kita menjadi diri kita sendiri, mempresentasikan dengan gaya bicara kita sendiri.
8. Manajemen : dalam manajemen, Mind Map berfungsi untuk menjelaskan struktur suatu organisasi, memberikan visi dan misi suatu organisasi serta menjelaskan apa saja yang ada dalam organisasi tersebut kepada khalayak. Keuntungan menggunakan Mind Map dalam kegiatan manajemen yaitu memberikan motivasi kepada para pekerja, juga Mind Map membuatmanajemen dalam organisasi menjadi lebih baik serta teratur, yang tentunya memberikan citra yang positif dimata khalayak. Training para pekerja juga menjadi lebih efektif dan efisien. Yang terpenting yaitu Mind Map dalam kegiatan manajemen meningkatkan proses komunikasi di antara para staff .
9. Mind Map komputer : membuat Mind Map di komputer memberikan kita keuntungan untuk mengorganisir data agar lebih tertata, selain itu dibandingkan dengan Mind Map pada kertas, apabila kita membuat kesalahan dalam pembuatan Mind Map komputer menyediakan fitur Erase yang memunginkan kita untuk menghapus kesalahan yang kita buat.

2.4. Hukum Mind Mapping

Hukum Mind Mapping dirancang untuk membantu Anda lebih cepat mendapatkan akses ke kecerdasan Anda dengan memberikan Anda teknik-teknik khusus yang otak-kompatibel. Dengan mengikuti hukum, memori dan kreativitas akan sangat besar ditingkatkan.
- Hukum Pertama: Sebuah Peta Pikiran dimulai di tengah halaman dalam gambar berwarna-warni atau simbol.
Alasan: Ini dimulai di pusat karena ini mencerminkan sifat banyak-cambuk dari proses berpikir otak, dan memungkinkan lebih banyak ruang dan kebebasan untuk mengembangkan ide-ide dari inti pusat. Gunakan gambar dan warna karena pepatah lama, "sebuah gambar bernilai seribu kata" berlaku di sini di kedua memori dan kreativitas.
- Hukum Dua: Tema Utama yang melekat pada gambar pusat di enam baris menggunakan huruf besar.
Alasan: Tema Utama yang melekat karena otak bekerja dengan asosiasi, dan jika garis yang melekat ide internal akan sama "terpasang." Garis tebal dan cetak yang lebih besar untuk mencerminkan pentingnya ide-ide ini.
- Hukum Tiga: Garis yang terhubung ke saluran.
Alasan: Struktur terhubung dari Mind Map mencerminkan sifat asosiatif otak.
- Hukum Empat: Kata-kata yang tercetak.
Alasan: Mencetak kata-kata dapat mengambil sedikit lebih lama di eksekusi, tapi langsung "umpan balik fotografi" dan kejelasan komparatif dari kata yang dicetak memberikan keuntungan yang sangat besar.
- Hukum Lima: Kata-kata yang tercetak di garis.
- Alasan: Mencetak kata-kata pada baris memberi mereka koneksi dan asosiasi dengan struktur dasar dari Mind Map. Orang sering menemukan bahwa jika mereka dapat merekonstruksi kerangka umum dari Mind Map, kata-kata segera "pop di" untuk menempatkan.
- Hukum Enam: kata-kata kunci tunggal per baris.
Alasan: Setiap kata kunci memiliki sendiri juta-jangkauan kemungkinan asosiasi. Menempatkan kata kunci sendirian di garis memberikan otak lebih banyak kebebasan untuk cabang keluar dari kata itu. Frase perangkap kata individu, dan mengurangi kemungkinan kreativitas dan kejelasan memori.
- Hukum Tujuh: Gunakan warna seluruh Mind Map.
Alasan: Warna merupakan stimulator utama dari segala bentuk pemikiran, dan terutama meningkatkan kreativitas dan memori. Hal ini juga menarik bagi kepekaan estetika yang meningkatkan kesenangan otak dalam membangun Mind Map, dan bunga di kembali ke, meninjau dan menggunakannya
- Hukum Delapan: Gambar di seluruh Mind Map.
Alasan: Sebagai Leonardo da Vinci direkomendasikan untuk pelatihan otak yang tepat: ". Belajar Ilmu Seni" Penggunaan gambar dapat meningkatkan kinerja memori untuk dekat sempurna, mengalikan efektivitas berpikir kreatif sebanyak sepuluh kali, dan meningkatkan pemecahan masalah dan komunikasi, dan sebagainya. Hal ini juga, dari waktu ke waktu, meningkatkan kemampuan persepsi individu dan keterampilan.
- Hukum Sembilan: Gunakan kode dan simbol di seluruh.
Alasan: Kode Personalized menggunakan berbagai bentuk seperti warna dan panah menambahkan "dimensi keempat" ke Mind Map. Mereka sangat meningkatkan kemampuan Pikiran Mapper untuk menganalisis, menentukan, struktur, mengatur dan alasan.
Prinsip-prinsip umum:
Seperti Mind Mapping adalah proses mengakses dan menggunakan bidang keterampilan kortikal utama, adalah penting untuk memiliki "otak-mendukung" lingkungan.
Jika memungkinkan, lingkungan harus memiliki karakteristik sebagai berikut:
1. Cahaya alami
2. Udara segar
3. Kualitas tinggi bahan Mind Mapping
4. Ruang kerja yang baik
5. Kursi Postur peningkat
6. Benda fisik dan dekorasi yang memberi makan indra
7. Suhu control

Hal ini juga dianjurkan bahwa Pikiran Mapper mengatur pada tahap awal dalam pengembangan/ keterampilan Pemetaan Pikiran nya pengajuan, referensi silang dan sistem pencarian untuk Peta Pikiran yang berbeda ukuran, dan bagi mereka yang meliputi bidang studi yang berbeda.
Dengan setiap Mind Map, hal ini berguna untuk memiliki sebagai tujuan melanjutkan pembangunan berkelanjutan keterampilan artistik dan organisasi. Hal ini membuat Mind Map tidak hanya khusus proyek-berorientasi, tetapi juga merupakan alat yang berkelanjutan untuk perkembangan mental pribadi di semua tingkatan

SEJARAH PERADABAN CHINA

KEBUDAYAAN BANGSA CHINA
Masyarakat cina kuno telah mengenal tulisan sejak 1500 SM yang ditulis pada kulit penyu atau bamboo. Pada awalnya huruf cina yang dibuat sangat sederhana, yaitu satu lambang untuk satu pengertian. Pada masa pemerintahan Dinasti Han, seni sastra cina kuno berkembang pesat seiring dengan ditemukannya kertas. Selain sastra, kebudayaan Cina yang muncul dan berkembang dilembah sungai kuning adalah seni lukis, keramik, kuil, dan istana.  Perkembangan seni lukis terlihat dari banyaknya lukisan hasil karya tokoh ternama yang menghiasi istana dan kuil. Lukisan yang dipajang umumnya lukisan alam semesta, lukisan dewa-dewa dan lukisan raja-raja yang pernah memerintah.
1. Bahasa
Ketika masa pemerintahan Dinasti Ming, bahasa Mandarin baku dinasionalkan. Kemudian, barulah ketika zaman Republik China pada awal abad ke-20 terlihat apa Bahasa yang menyatukan mereka disana dari banyaknya jenis Bahasa china yang ada. Ketika Republik China berdiri pada tahun 1911, pemerintah meresmikan Bahasa mandarin dengan dialek Beijing sebagai Bahasa Nasional dengan nama Goyu (dibaca: kuo i) yang berarti Bahasa nasional
2. Kepercayaan
Bangsa Cina kuno mempunyai kepercayaan yang bersifat politheisme, yaitu percaya kepada banyak dewa. Mereka memuja dewa-dewa yang dianggap sebagai sumber kekuatan. Dewa-dewa utamanya, antara lain Dewa Feng-Fa (sebagai dewa angin), Dewa Lei-Shih (sebagai dewa taufan). Kedua dewa ini digambarkan dalam wujud ular naga besar. Dewa Ho-Po dianggap sebagai dewa tertinggi yang bertakhta di Sungai Hwang-Ho. Dewa ini digambarkan sebagai dewa berbentuk manusia berkendaraan dua ekor naga besar. Gadis-gadis cantik setiap tahunnya dipersembahkan untuk dikurbankan. Sebelum diterjunkan ke Sungai Hwang-Ho, gadis-gadis itu dirias terlebih dahulu.
3. Peradaban lembah sungai kuning
Peradaban bangsa china yang muncul dilembah sungai kuning (Huang ho atau sekarang yang disebut hwang he). Sungai hwang ho disebut sebagai sungai kuning karena membawa lumpur kuning sepanjang alirannya. Sungai ini bersumber dari pegununguan Kwen Lun di Tibet dan mengalir melalui pegunungan china utara hingga membentuk dataran rendah. Pada daerah lembah sungai yang subur inilah kebudayaan bangsa china berawal. Dalam sejarah, daerah tersebut menyulitkan masyarakat Tiongkok kuno untuk melaksanakan aktivitas hidupnya karena terjadinya pembekuan es di musim dingin dan ketika es mulai mencair akan terjadi banjir serta air bah. Berbagai kesulitan dan tantangan tersebut mendorong bangsa Cina untuk berpikir dan mengatasinya dengan pembangunan tanggul raksasa di sepanjang sungai tersebut.

4. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Masyarakat Cina kuno memiliki banyak ahli astronomi (ilmu perbintangan) yang dapat membantuk masyarakat dalam membuat system penanggalan. Peekembangan ilmu astronomi merupakan dasar dari berbagai aktivitas kehidupan bangsa Cina karena system pertanian, pelayaran dan usaha lainnya membutuhkan informasi tentang pergantian dan pemutaran musim.perkembangan teknologi masyarakat kuno terlihat dari pembuatan barang-barang perdagangan seperti barang tambang, dan hasil olahan berupa perabot rumah tangga, senjata, perhiasan, dan alat pertanian. Keramik merupakan ciri khas dari hasil karya masyarakat Cina. Pembuatan benda-benda dari keramik itu mengandung jiwa seni, karena pada benda-benda keramik terdapat berbagai macam bentuk hiasan, seperti guci keramik yang dihias dengan seekor ular naga atau dihias dengan gambar-gambar hewan maupun tumbuh-tumbuhan.

KEDATANGAN BANGSA CHINA di INDONESIA
Sejak abad pertama sebelum masehi, Cina dan kepulauan Indonesia telah memiliki hubungan yang sangat dekat, baik antara Kaisar Cina dengan raja-raja di Indonesia, dalam aspek agama maupun perdagangan. Sejumlah putri kerajaan Cina bahkan menikah dengan sejumlah raja di Yogyakarta, Solo, Cirebon, Bangka dan Belitung, maupun Kalimantan Barat. Kedatangan bangsa Cina ke Indonesia dimulai pada abad ke 17, ketika kongsi perdagangan Hindia-Timur (VOC) berhasil mengajak bangsa Cina dari daratan untuk berimigrasi ke berbagai pulau di Indonesia baik untuk  bekerja maupun berdagang.
Hubungan suku-suku bangsa asli di Indonesia dengan bangsa dan peradaban Cina sebenarnya sudah berlangsung sejak lama sekali, bahkan dianggap sudah ada sejak zaman prasejarah. Secara antropologis hal ini antara lain diperlihatkan oleh berbagai pengaruh kebudayaan Cina pada berbagai unsur kebudayaan setempat. Misalnya dalam bahasa, kesenian, benda-benda budaya, arsitektur, busana tradisional, dan lain-lain.
Kedatangan orang tionghua ke wilayah Nusantara semula untuk berdagang. Mereka datang untuk mencari berbagai macam benda dan rempah-rempah daerah tropis, getah gaharu, sarang burung layang-layang (Walet), batu bezoar, emas, perak, gading gajah, cula badak, damar, kapur barus, dan kayu-kayu terbaik seperti kayu besi, jati, kulim, cendana. Barang dan rempah itu mereka tukar dengan kain sutera dan porselen. Sebenarnya tidak semua orang Cina datang ke Indonesia sebagai pedagang, malah sebagian besar pendatang Cina pada zaman Belanda didatangkan sebagai tenaga kerja di perkebunan, kuli di pertambangan dan pelabuhan.
Pusat kebudayaan Cina terutama terletak di lembah sungai Huang atau Huang Ho, yang berhulu di pengunungan Kwen Lun. Sungai Huang membawa lumpur kuning dan membentuk dataran rendah yang sangat subur di sepanjang daerah aliran sungai.
Kebudayaan tertua lembah sungai Huang, telah ada sekitar tahun 3000 sebelum Masehi. Berabad-abad bangsa Cina diperintah oleh raja dari beberapa dinasti. Dinasti yang terkenal adalah dinasti Chou. Pada masa itu hidup ahli pikir terkenal yakni Lao-tze dan Kong-Fu-tze. Ajaran Lao-tze disebut Taoisme.Ajaran itu ditulis dalam bukunya, Tao-Teh Tsing. Ajaran Kong Fu-tze dikenal sebagai Kong fusianisme. Di antara beberapa kitab ajaran Kong Fu-tze yang terkenal adalah kitab Li Tsing. Karya pujangga-pujangga itu biasanya masih ditulis pada bambu atau pada kain sutra.
Pada lebih kurang tahun 105 Masehi, orang Cina telah berhasil menemukan kertas. Menurut beberapa catatan kertas ditemukan pertama kali oleh Tsai-Lun. Orang Cina juga telah mengenal alat cetak walaupun masih  sangat sederhana. Kitab-kitab karya pujangga Cina kemudian dicetak yang berkembang saat ini berasal dari Cina dan dikembangkan di Eropa.
Dinasti lain yang terkenal adalah dinasti Chin, pembangunan jaringan jalan raya yang menghubungkan beberapa daerah dengan ibu kota kerajaan. Dinasti ini membangun tembok raksasa (the Great Walt), panjang 1000 kilometer dan tinggi 16 meter. Raja dinasti Chin juga membakukan tulisan Cina yang semula  beraneka ragam menjadi tulisan dan bahasa seragam.
Selain dinasti Chou dan Chin terdapat pula dinasti asing, yaitu dinasti Mongol. Dinasti Mongol terkenal di Indonesia karena salah seorang rajanya (Kaisar Kubilai Khan) pernah mengirimkan pasukan ekspedisi ke Jawa untuk menghukum raja Singhasari.

Peradaban Cina Kuno
Sebagian besar wilayah negeri Cina terdiri dari pegunungan. Di sebelah utara mengalir Sungai Hoang Ho atau Sungai Kuning. Di sebelah selatan mengalir Sungai Yang Tse Kiang. Di lembah Sungai Hoang Ho inilah berkembang kebudayaan Cina Kuno.
Nama Tiongkok berasal dari kata Chung Kuo yang berarti “Negeri Tengah”. Orang Cina Kuno menganggap negerinya berada di tengah-tengah dunia. Penduduknya disebut Chung Hua yang berarti “Penduduk Negeri Tengah”. Dari kata Chung kuo berubah menjadi Tiongkok, sedangkan dari kata Chung Hua menjadi Tionghoa.
Kehidupan masyarakat Cina Kuno dapat dilihat dari dua sisi kehidupan, yaitu kehidupan ekonomi dan sosial.
Kehidupan Ekonomi
Pada masa Dinasti Shang, mata pencaharian penduduk Cina Kuno sebagai petani. Para petani saat itu sudah menggunakan bajak untuk mengolah tanah. Selain itu, ada juga yang beternak, berburu dan menangkap ikan. Pada masa Dinasti Chou, kehidupan masyarakat semakin berkembang. Ada yang menjadi pedagang, penenun, pengrajin, penebang kayu dan buruh. Pada masa Dinasti Chin, mata pencaharian utama penduduk adalah petani dan penenun.
Kehidupan Sosial
Dalam kehidupan sosial masyarakat Cina Kuno diatur dalam aturan feodalisme. Kelompok bangsawan berkuasa atas rakyat. Rakyat wajib membayar upeti/pajak kepada bangsawan. Masyarakat Cina Kuno menghormati beberapa kekuatan gaib. Penghormatan itu ditujukan kepada:
1. Dewa Langit (Syangit) sebagai dewa tertinggi.
2. Kekuatan alam.
3. Arwah leluhur.
Sedangkan sistem pemerintahan yang lazim digunakan di Cina ketika itu adalah sistem dinasti. Sistem ini menganut pergantian kekuasaan secara turun-temurun. Dinasti-dinasti yang pernah berkuasa di Cina adalah:
1. Dinasti Shang
2. Dinasti Chou
3. Dinasti Chin
4. Dinasti Han
5. Dinasti Tang
6. Dinasti Shung

PENJELASAN
1. Dinasti Shang
Pemerintahan Dinasti Shang dipusatkan di kota Anyang di dekat Sungai Kuning. Kota ini merupakan kota tertua dan terpenting di Cina pada masanya. Corak pemerintahan Dinasti Shang dititik beratkan pada bidang militer. Oleh karena itu, prajuritnya ahli dalam berperang dengan menggunakan kereta berkuda yang disertai busur dan anak panah.

2. Dinasti Chou
Pada masa ini, raja-raja menyerahkan tugas pemerintahan kepada para bangsawan. Tugas pemerintahan itu meliputi pengurusan pajak, keamanan dan lain-lain. Sebagai imbalannya para bangsawan memperoleh sebidang tanah yang disebut vazal. Sistem vazal akhirnya merugikan pemerintah, karena sering terjadi kekacauan antar bangsawan meupun pemberontakan. Kemudian Dinasti Chou melemah, dan sebagai gantinya adalah berkuasa Dinasti Chin.
3. Dinasti Chin
Raja yang terkenal pada dinasti ini ialah Kaisar Shin Huang Ti. Dia sangat memperhatikan kemakmuran rakyat. Dalam bidang perdagangan, raja membuat ukuran timbangan yang seragam. Dia merintis hubungan dagang dengan India. Untuk menghadapi serangan bangsa Syung-Nu, dibuatlah tembok raksasa. Tembok raksasa itu kini dikenal dengan sebutan “Great Wall” atau “Tembok Besar Cina”.
4. Dinasti Han
Raja yang terkenal pada dinasti ini adalah Han Hwu Tie. Agama Konfusionisme dijadikan sebagai agama negara. Perdagangan dengan negara-negara lain ditingkatkan. Masyarakat pada dinasti ini sudah dapat membuat kertas. Bahannnya terbuat dari kulit kayu dan kain-kain bekas.
5. Dinasti Tang
Dinasti Tang mengalami kejayaan waktu diperintah oleh Li Shih Min Tang tai Tsung. Bidang seni syair dan seni lukis mengalami kemajuan yang baik.


6. Dinasti Shung
Raja-raja Dinasti Shung sangat memperhatikan bidang seni dan ilmu pengetahuan. Kerajinan porselin juga berkembang dengan baik.
Tiongkok diserang bangsa Mongol di bawah pimpinan Jenghis Khan. Bangsa Mongol berhasil menduduki Tiongkok. Pada abad 14, bangsa Mongol berhasil dikalahkan Tiongkok. Setelah itu Tiongkok diserang oleh bangsa Mansyuria.
Seni sastra
Seni sastra Cina Kuno bersumber pada ajaran-ajaran filsafat. Pada masa Dinasti Chou muncul filsuf-filsuf besar seperti, Lao Tse, Kong Fu Tse dan Meng Tse. Pengaruh ajaran tersebut menjadikan keadaan pemerintahan yang semula kacau menjadi baik.
Lao Tse mengajarkan agar manusia mengikuti jalan yang ditentukan oleh alam dan menolak kehidupan duniawi. Menurut ajaran ini, terdapat kekuatan gaib yang mengatur alam semesta.. Kekuatan gaib tersebut dinamakan Tao. Keadilan dan ketentraman akan tercapai bila setiap orang tunduk pada Tao. Oleh karena itu, ajaran Lao Tse terkenal dengan nama Taoisme. Tao artinya “jalan”. Ajaran Lao Tse dimuat dalam buku yang berjudul Tao Te Ching.
Kong Fu Tse mengajarkan agar orang-orang Cina kembali pada kehidupan lama, sebagaimana tradisi atau kebiasaan para leluhur. Selain itu, Kong Fu Tse mengajarkan orang harus mengutamakan akhlak yang baik. Ajaran ini dinamakan “Konfusianisme Kong Fu Tse”, atau disebut Konfusius.
Meng Tse mengajarkan ajaran yang menyangkut soal pemerintahan. Ia berpendapat bahwa setiap manusia mempunyai pembawaan yang baik. Bila seseorang berbuat jahat, hal itu akibat tidak puas atas pemerintahan yang buruk. Menurut dia, rakyat mempunyai hak untuk memberontak jika kaisar yang berkuasa tidak memperhatikan kesejahteraan rakyat.
Bangsa Cina kuno telah mengenal tulisan sejak zaman Dinasti Shang. Tulisan-tulisan biasanya terdapat pada kulit penyu, tulang-tulang binatang atau pada piring-piring. Tulisannya berbentuk gambar atau lambang (pictograf). Pada masa Dinasti Chou, tulisan dipahatkan pada potongan-potongan bambu. Tiap daerah mempunyai bentuk tulisan sendiri. Pada Dinasti Chin, tulisan Cina berhasil disatukan.
Dibidang seni bangunan, bangsa Cina Kuno telah memiliki keahlian yang tinggi. Hal ini terbukti dari hasil-hasil seni bangunan seperti Kuil Langit, Tembok Besar atau Pintu Gerbang Kuil. Kuil Langit dibangun untuk menghormati Dewa Langit ini terdapat di Peking.
Tembok Besar Cina dibangun pada masa Dinasti Chin. Tembok Besar ini merupakan salah satu keajaiban dunia. Tembok ini disebut besar atau raksasa karena ukurannya. Panjangnya 2.430 Km, lebar 8 m, dan tinggi 16 m. Tembok ini dibangun selama 20 tahun dengan tenaga 1.000.000 orang. Tembok Besar dibangun untuk menahan serangan dari suku-suku Barbar di sebelah utara, seperti suku Hsiung-Nu.
Pada masa peradaban Cina Kuno, Peking adalah tempat kediaman Kaisar. Di situ banyak istana dan kuil. Pintu gerbang kuil Kong Fu Tse sangat bagus buatannya. Dinding-dindingnya dihiasi tegel berwarna-warni. Atapnya berbentuk melengkung ke atas. Pintu gerbang ini merupakan jalan masuk menuju kuil. Kuil itu merupakan tempat untuk menghormati arwah guru besar bangsa Tionghoa.
Mata pencaharian:
Dinasti shang: petani, beternak, berburu, dan menangkap ikan
Dinasti chou: pedagang, penenun, pengrajin, penebang kayu dan baru
Dinasti chin: petani dan penun

Seni
Perkembangan seni pada bangsa cina kuno telah maju. Hal ini ditandai dengan banyaknya lukisan yg bernilai tinggi dan hiasan dinding2 tembok istana dan kuil2 objek dr lukisan biasanya berhubungan dengan alam. Binantang (naga/harimau) dewa2 dan raja2 yg pernah pemerintah, selain itu, terdapat juga seni ukiran pd keramik yg dihiasi dengan ukiran naga, binatang dan tubumbuh2an.
Kesusastraan
Bangsa cina telah mempunyai tulisan sendiri dan kertas sebagai media penulisan. Kertas mulai ada sejak zaman dinasti Han. munculnya kertas, menyebabkan budaya tulisan-menulis di cina semakin berkembang, karna mempermudah para sastrawan cina kuno dalam menuangkan ide2 dan pemikirannya tersebut dalam bentuk tulisan yg dibutuhkan, sebelum mengenal kertas, para sastrawan mengunakan kulit penyu, bambu kayu, dan tulang binatang sebagai bahan sebagai bahan dalam kegiatan tulis menulis.
Pengelolahan logam
Bangsa cina telah mempunyai teknik atau cara dalam pengolah logam, mereka mengolah logam seperti bijih besi, timah dan emas. Bangsa cina mengolah logam2 untuk membuat alat2 rumah tangga, alat2 pertanian, senjata, perhiasan, dll. Bahkan, peralatan2 yg terbuat dari logam2 itu telah diperdagangkan sampai ke negri lain.
Arsitektur
Dalam arsitektur, teknik merancang bagunan megah teah dimiliki oleh bangsa cina kuno. Hal ini terbukti dengan adanya bangunan2 monumental seperti tembok besar cina, istana, dan kuil2.
Astronomi
Bangsa cina kuno telah memiliki astronomi (ilmu perbintangan) yg digunakan untuk sistem penanggalan. Ilmu astronomi merupakan dasar aktivitas kehidupan bangsa cina dalam bidang pertanian, pelayaran, dan usaha lainnya yg merupakan informasi tentang pergantian dan perputaran musim. Selain itu, para astronom juga tertarik pada dunia astrologi, karena alasan keilmuan dan keyakinan bahwa langit dapat meramalkan masa depan.
Teknologi
Bangsa cina telah mengenal teknologi dari tingkatan yg sederhana sampai dengan yg tinggi, contohnya teknologi sederhana yg dimiliki bangsa cina kuno adalah pembuatan alat2 rumah tangga dan alat2 senjata seperti pisau, pedang, tembakan, cangkul, dan sabit. Sementara itu, teknologi tinggi yg dimiliki bangsa cina kuno terlihat dalam pembuatan gedung2, istana, tembok besar, tanggul2 raksasa, dan pembuatan logam.
Kepercayaan
Kepercayaan bangsa cina kuno adalah politeisme atau pemujaan terhadap banyak dewa2 dianggap sebagai kekuatan alam, seperti dewa Feng-pa sebagai dewa angin dan Lei Shik sebagai dewa topan. Bangsa cina kuno juga mengenal upacara korban manusia, mereka mempersembahkan gadis cantik untuk dewa tertinggi Ho Po yang bertakhta di sungai Hwang Po.

Filsafat
Pada masa pemerintahan dinasti Chou, filsafat cina berkembang pesat dengan munculnya para filsuf kelas dunia. Sebut saja Kong Hu Cu, Lao Tse dan Meng Tse. Kong Hu Cu merupakan orang pertama pengembang sistem memadukan pola pikiran dan kepercayaan orang cina yg paling mendasar. Filosofinya menyangkut morlitas orang dan konsepsi suatu pemerintahan tentang cara2 melayani rakyat dan memerintahnya melalui tingkah laku teladan.

CREATIVE INTELLIGENCE

A.    KECERDASAN (Intelligence)

Istilah kecerdasan atau intelligensi (intelligence), secara etimologis berasal dari bahasa Latin  intelligere, yang artinya menghubungkan atau menyatukan satu sama lain. Kecerdasan adalah kualitas bawaan sejak lahir, sebagai hal yang berbeda dari kemampuan yang diperoleh melalui pengalaman individu. (Ency Britannica). Hebert Spenser, menambahkan definisi di atas dengan “diperoleh melalui belajar.” Intelegensi atau kecerdasan adalah kemampuan untuk menerapkan pengetahuan yang sudah ada untuk memecahkan masalah baru. Tingkat intelegensi di ukur dengan kecepatan memecahkan masalah. (Donald Stemer). Harry Adler, Boost Your Intelegence. Kecerdasan mengacu pada kemampuan untuk belajar dan menggunakan hal yang dipelajari untuk penyesuaian terhadap situasi yang tidak dikenal atau pemecahan masalah (Heidenrich,1970).

Menurut Gardener (2002), kecerdasan (intelligence) mencakup 3 hal, yaitu:
1.      Kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi dalam hidup manusia,
2.      Kemampuan untuk menghasilkan persoalan-persoalan baru untuk diselesaikan, dan
3.      Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang akan memunculkan penghargaan dalam seorang individu.

Ciri-ciri mendasar kecerdasan (intelligence) adalah: to judge well dapat menilai), to comprehend well (dapat memahami secara keseluruhan), dan to reaason well (dapat memberi alasan dengan baik). Selain ciri-ciri mendasar dari kecerdasa, ada faktor-faktor yang berpengaruh pada tingkat kecerdasan seseorang. Faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan:

1.      Faktor Bawaan atau Biologis
Dimana faktor ini ditentukan oleh sifat yang dibawa sejak lahir. Batas kesanggupan atau kecakapan seseorang dalam memecahkan masalah, antara lain ditentukan oleh faktor bawaan.

2.      Faktor Minat dan Pembawaan yang Khas
Dimana minat mengarahkan perbuatan kepada suatu tujuan dan merupakan dorongan bagi perbuatan itu.

3.      Faktor Pembentukan atau Lingkungan
Dimana pembentukan adalah segala keadaan di luar diri seseorang yang mempengaruhi perkembangan inteligensi.

4.      Faktor Kematangan
Dimana tiap organ dalam tubuh manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

5.      Faktor Kebebasan
Hal ini berarti manusia dapat memilih metode tertentu dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Di samping kebebasan memilih metode, juga bebas dalam memilih masalah yang sesuai dengan kebutuhannya

B.     KREATIVITAS (Creative)
Kreativitas memiliki berbagai arti, menurut kamus besar bahasa Indonesia, keratif adalah memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; bersifat (mengandung) daya cipta. Sedangkan kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta; daya cipta; perihal berkreasi; dan kekreatifan. 
Daya cipta atau kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau anggitan (concept) baru, atau hubungan baru antara gagasan dan anggitan yang sudah ada. Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran berdayacipta (creative thinking) (kadang disebut pemikiran bercabang) biasanya dianggap memiliki keaslian dan kepantasan. Sebagai alternatif, konsepsi sehari-hari dari daya cipta adalah tindakan membuat sesuatu yang baru. Daya cipta di masa kini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor: keturunan dan lingkungan.
Conny Semiawan mengatakan kreativitas merupakan ekspresi tertinggi dan yang bersifat terintegrasikan, yaitu sintesa dari semua fungsi dasar manusia seperti rasio, intuisi, rasa dan talen cipta. (Perspektif     Pendidikan Anak Berbakat, hal, 51-52). Sedangkan Utami Munandar menyimpulkan konsep kreativitas dengan pendekatan Empat P, Yaitu: Pribadi, Proses, Produk, dan Pendorong. Yang  pengertian definisinya sebagai berikut:
a.       Definisi Pribadi
Kreativitas muncul dari keunikan keseluruhan kepribadian dalam interaksi dengan lingkungannya. (Hulbeck). Kreativitas merupakan titik pertemuan yang khas antara 3 atribut psikologis: intelegensi, gaya kognitif, kepribadian/motivasi. 
b.      Definisi Proses
Kreativitas nampak di dalam cara menemukan masalah, kesulitan, informasi yang salah, unsur-unsur yang salah, hingga menyampaikan hasilnya.
c.       Definisi Produk
Kreativitas menekankan unsur orisinalitas, kebaruan, dan kebermaknaan: Barron dan Vernon menyatakan bahwa kreativitas adalah kemampuan untuk menghasilkan/menciptakan sesuatu yang baru. Ditambahkan oleh Haefele bahwa produknya tidak harus slalu baru tetapi kombinasinya. Munandar menambahkan bahwa produknya harus mempunyai makna sosial. 
d.      Definisi Pendorong
Kreativitas menekankan pada faktor pendorong internal yaitu diri sendiri dan eksternal, yaitu lingkungan sosial dan psikologis. Faktor internal termasuk motivasi intrinsik (pendorong internal). Dan lingkungan sosial yang kondusif (pendorong eksternal).

Dilihat dari bebagai pengertian krativitas di atas, dapat disimpulkan bahwa kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, baik dalam bentuk aptitude (berpikir kreatif) maupun non aptitude (Afektif), baik dalam karya baru maupun kombinasi dengan hal-hal yang sudah ada, yang semuanya itu relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya.

1)      KETERKAITAN KECERDASAN DAN KREATIVITAS 
Dalam tingkat tertentu terdapat kaitannya antara kecerdasan dan kreativitas.
·         Bergantung pada faktor ekstern dan intern. 
·         Getzels dan Jackson (1962) membuat empat kelompok keterkaitannya: 
Ø Kreativitas rendah - intelegensi rendah. 
Ø Kreativitas rendah - intelegensi tinggi. 
Ø Kreativitas tinggi - intelegensi tinggi. 
Ø Kreativitas tinggi - intelegensi rendah. 

Selain keterkaitan di atas, antara kecerdasan dengan kreativitas juga memiliki perbedaan. Guilford melihat pada perbedaan proses berpikir:
·         Kecerdasan (Intelegensi) cenderung berpikir Konvergen: yaitu proses berpikir memusat dengan penekanan pada pencapaian jawaban tunggal yang paling tepat. (Otak Kiri).

·         Kreativitas cenderung berpikir Divergen, yaitu: proses berpikir menyebar dengan penekanan pada segi kesesuaian. (Otak Kanan).

Creative Intelligence melibatkan sejumlah factor, dan semuanya bisa dipelajari dan dikembangkan sehingga kita dapat meningkatkan kreativitas. Faktor-faktor tersebut adalah :
1 Otak Kiri/Kanan., Kemampuan untuk menggunakan, dalam berkerjasama satu sama lain, keterampilan masing-masing otak kiri dan kanan.
2. Pembuatan – Catatan/Mind=Mapping. Kemampuan untuk “membuat pikiran kita melihat” dengan mengeluarkannya dari kepala dan menuliskannya di atas kertas, sehingga kita dapat menjelajahinya dengan lebih cermat.
3. Kelancaran. Kecepatan mengeluarkan gagasan baru, Kelancaran merupakan ukuran produktivitas kreatif.
4. Fleksibilitas. Kemampuan untuk memproduksi berbagai gagasan, kemudian beralih dari satu cara ke cara lain dengan menggunakan berbagai strategi, merupakan fleksibilitas kreatif kita. Termasuk dalam fleksibilitas tersebut adalah kemampuan kita untuk melihat sesuatu dari berbagai sudut, mempertimbangkan sesuatu dari sudut pandang yang lain, mengambil konsep-konsep lama dan menyusunnya kembali dengan cara yang baru, dan memutarbalikkan gagasan yang belum muncul. Yang juga termasuk dalam fleksibilitas adalah kemampuan menggunakan semua indra ketika menciptakan gagasan baru.
5. Keaslian atau orisinilitas adalah salah satu hakikat Creatif Intelligence dan berfikir kreatif. Orisinilitas memperlihatkan kemampuan untuk menghasilkan gagasan yang kita miliki – yang tidak biasa, unik, dan “esentrik” (yang arti harfiahnya adalah “jauh dari pusat”).
6. Pengembangan Gagasan. Pemikir yang kreatif akan memegang gagasan pokok yang kemudian dijadikan sebagai dasar untuk mengembangkan, memperluas, merancang, dan biasanya akan menguraikan pemikiran yang asli secara terperinci.
7. Pemikiran yang kreatif akan memanfaatkan kenyataan bahwa otak manusia laksana “Mesin Asosiasi” raksasa. Karena memiliki beberapa pengetahuan naluriah tentang cara kerja Mesin ini, para pemikir yang kreatif mampu memasuki sumber abadi ini untuk meningkatkan semua aspek Kreativitasnya.

Contoh : 
ketika duduk di bangku sekolah dasar, kita disuruh guru untuk menggambar pesawat, sementara kita tidak tahu bagaimana caranya menerjemahkan bentuk pesawat yang ada dalam benak kita ke dalam sebuah gambar. Kita lalu melihat bagaimana teman-teman kita melakukannya, tetapi sang guru dengan keras melarang kita untuk mencontek. Kita lalu berusaha keras untuk menggambar. Setelah gambar selesai, apa terjadi? Teman-teman di sekitar kita atau bahkan sang guru sendiri mengatakan gambar kita jelek. Hanya gambar-gambar yang bagus saja yang dipajang di dinding sekolah. Walhasil, kita merasa bahwa kita tak punya bakat menggambar dan yakin bahwa kita memang tak bisa menggambar. Atau dengan kata lain, peristiwa tersebut telah “membungkam” hasrat kreatif kita sehingga untuk seterusnya, kita menganggap diri kita tidak kreatif.

Kecerdasan kreatif atau creative intelligence dalam arti sederhana adalah kemampuan seseorang memecahkan persoalan sehari-hari. Kecerdasan kreatif berkaitan dengan cara kita melakukan berbagai hal dan juga hasil yang dicapai. Suatu aktifitas bisa dianggap kreatif kalau melibatkan suatu pendekatan baru atau unik, dan jika hasilnya dianggap berguna serta dapat diterima.
Kecerdasan kreatif berbeda dengan apa yang biasa kita sebut kecerdasan umum, karena kreatifitas berfokus pada cara berfikir dan hasrat untuk mencapai sesuatu yang baru atau berbeda. Tipe kecerdasan kreatif menurut Alan J. Rowe ada empat yaitu:
1. Intuitif. Tipe ini menggambarkan individu-individu yang banyak akal dan menekankan pada pencapaian hasil, kerja keras, dan kemampuan menyelesaikan masalah, tipe ini berfokus pada hasil, menggunakan akal sehat, dan mengandalkan pengalaman pada masa lalu.
2. Inovatif. Tipe ini menggambarkan individu yang selalu ingin tahu, menekankan pada daya cipta, eksperimen, dan sistematika informasi, tipe ini mengatasi kompleksitas dengan mudah.
3. Imaginatif. Tipe ini menggambarkan individu-individu yang penuh pemahaman dan mampu mengidentifikasi peluang potensi, tipe ini juga bersedia mengambil resiko dengan melanggar tradisi, mempunyai pikiran yang terbuka dan sering mengandalkan humor untuk menyampaikan gagasannya.
4. inspirasional. Tipe ini menggambarkan individu-individu yang penghayal, mempunyai sudut pandang yang positif dan berorientasi pada aksi terhadap kebutuhan masyarakat dan bersedia untuk mengorbankan diri demi mencapai tujuannya. Tipe ini berfokus untuk memperkenalkan perubahan demi membantu sesamanya.
Kreativitas seseorang sangat bergantung kepada keadaan masyarakat tersebut berada (faktor survival, prestige, ekonomi, dan politik menjadi sangat penting). Kreativitas tumbuh pada lingkungan yang kondusif; kreativitas tidak berkembang pada lingkungan yang stagnan. Pada gilirannya, kreativitas dan inovasi dari suatu masyarakat atau bangsa akan sangat menentukan nasib bangsa tersebut di dalam sejarah.
Adakah cara yang dapat meningkatkan potensi kreatif kita? 
1. Belajar dari orang lain, dengan menilik kehidupan orang-orang terkenal, yang telah menunjukkan kemampuan kreatifnya. Seperti apakah mereka? Faktor-faktor apa atau kondisi bagaimana yang membantu mereka menjadi kreatif?
2. Keterbukaan akan pemikiran/ide hal-hal yang baru. Jangan ragu untuk belajar hal-hal yang baru.
3. Selalu berusaha menambah kemampuan untuk memecahkan masalah.
4. Tentukan waktu yang tepat untuk belajar. Ada orang yang cocok belajar di pagi hari, ada pula yang di siang hari. Selesaikan masalah, atau tugas-tugas di waktu yang tepat itu.
5. Giat menimba ilmu pengetahuan, dan terus-menerus mencari informasi baru. Bila kita berhenti mencari informasi atau pengetahuan baru, maka kita akan merasa otak kita tumpul, karena lama tidak diasah. Maka kita harus belajar secara rutin dan terus-menerus. Belajar dan melatih kemampuan yang baru didapat dengan berulang-ulang akan mengubah organisasi internal otak, yang pada akhirnya akan sangat membantu dalam melakukan proses mengingat. Jadi kuncinya adalah berlatih, berlatih, dan berlatih.
6. Catatlah hal-hal yang dianggap penting, karena bila kita lupa, kita bisa membuka catatan. Curahkan perhatian pada hal-hal penting tersebut.
7. Membuat hubungan antara informasi yang baru dengan informasi yang lama, berusaha menemukan solusi lain dari masalah berdasarkan rangkaian informasi. Sehingga kemampuan untuk merestrukturisasi konsep/informasi yang telah ada dan/atau memasukan unsur asing pada konsep/informasi tersebut perlu dilatih terus.
8. Memupuk keberanian untuk berfikir dan bertindak berbeda serta mengambil resiko
9. Berada pada lingkungan yang kondusif terhadap tumbuh dan berkembangnya imajinasi. Hindari hal-hal yang yang menghambat kreatifitas anda, misal tempat yang bising akan menghambat imajinasi anda. Tempat yang nyaman, dan rasa cinta akan menumbuhkan ide kreatif dalam diri anda. Bila kita mencintai suatu pekerjaan, maka akan banyak ide kreatif muncul.
10. Adanya curiosity (kepenasaranan), inquisitive (keinginan untuk menyelidiki), serta kemauan untuk bekerja keras.
11. Berikan kesempatan kepada ide-ide kita untuk terwujud. Bila kita telah memiliki ide baru, segera tuangkan ide tersebut, jangan ditunda-tunda. Ide anda itu pasti sangat cemerlang. Yakinlah. Wujudkan ide anda, luangkan waktu untuk mewujudkan ide anda walau sejenak. Bila berhasil, maka sejenak waktu yang telah anda luangkan, akan memberikan kepuasan dalam waktu berlipat ganda dari ketika anda meluangkan waktu untuk mewujudkan ide tersebut.
12. Berkumpullah dengan orang-orang yang anda anggap kreatif, jadikan mereka sumber untuk mendapatkan kreatifitas.

BAGAIMANA MENGEMBANGKAN KREATIVITAS

HAMBATAN KREATIVITAS
1. Persepsi
- Stereotyping : berpikir konvensional
- Terlalu banyak atau sedikit informasi
- Persepsi itu tentang bagaimana cara seseorang memandang suatu hal
2. Emotional / emosional
- Takut mengambil resiko
- Tidak menyukai ketidakpastian
- Lebih suka menilai daripada menghasilkan gagasan
- Menganggap remeh suatu masalah
- Tergesar gesa menyelesaikan masalah
3. Cultural / budaya
- Kultur menghambat pengakumulasian gagasan
- Takut tampil berbeda dari yang lain
- Takut mengambil tindakan/mengemukakan gagasan yang kemungkinan bakal dianggap kontroversial.
4. Intellectual / intelektualitas
- Telalu mengandalkan logika
- Enggan menggunakan intuisi
- Menggunakan pengalaman atau cara lama yang terbukti efektif hasilnya.
5. Environmental / Lingkungan
- Kurangnya dukungan sarana dan prasarana kerja :
- Tidak ada kerjasama dan rasa saling percaya antara tim kerja
- Alasan bersifat otoriter, tidak menghargai pendapat orang lain
- Gangguan rutin, misalnya telepon tamu yang tidak putus putus dan ruang kerja yang bising
- Kurangnya dukungan untuk mematangkan gagasan
- Budaya kebersamaan (solidaritas) atau anti persaingan.

Berpikir Kreatif :
- Melihat dengan sudut pandang baru
- Menemukan hubungan baru
- Membentuk kombinasi baru
Thomas Alva Edison ' Kreatifitas terdiri dari 1 persen inspirasi dan 99 persen kerja keras "
Kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta / berkreasi. Sebagian orang beranggapan bahwa kreativitas adalah kemampuan untuk menghasikan gagasan baru atau wawasan segar.Definisi sederhana dari kreativitas adalah sebuah proses untuk menghasilkan sesuatu yang tidak berkembang secara alamiah atau tidak dibuat secara biasa.Kreativitas adalah sebuah kemampuan untuk meninggalkan kebiasaan lama yang kaku / monoton. Kreativitas adalah kemampuan individu untuk mengandalkan keunikan dan kemahirannya untuk menghasilkan gagasan baru dan wawasan baru yang sangat bernilai bagi individu tersebut.
Menurut Robert W Olson dalam bukunya Seni Berfikir Kreatif, terdapat sejumlah hambatan untuk menjadi kreatif :
1. Kebiasaan.
sebenarnya sebagian besar aktivtas kehidupan kita bersumber dari kebiasaan. Dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali isinya adalah aktivitas yang sifatnya adalah kebiasaan. Kebiasaan pada umumnya dianggap sebagai hal yang tidak kreatif  karena kebiasaan adalah sebuah reaksi dan respon yang telah kita pelajari untuk bertindak secara otomatis tanpa berfikir terlebih dahulu. Dengan kebiasaan ini maka kita akan otomatis makan siang setelah jam 12 siang walaupun perut tidak terasa lapar, tidur jam 10 malam walaupun tidak merasa ngantuk.  Ilustrasi : Lipatlah tangan anda dan letakkan di dada. Tangan manakah yang berada diatas..? Tangan kanan ataukah tangan kiri..? Secara reflek saya akan meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri. Cobalah ubah, ternyata mengubah sebuah kebiasaan cukup sulit.

2. Waktu.
Kesibukan adalah alasan klasik mengapa orang tidak bisa kreatif, Tidak ada waktu.Menurut Henry Ford, " Semakin banyak berfikir sebenarnya semakin banyak pula waktu yang anda miliki". Sebenarnya menginvestasikan sedikit waktu dapat menajamkan kreativitas sehingga pada akhirnya akan memberikan keuntungan dalam hal menghemat waktu.
3. Dibanjiri Masalah dan merasa tidak ada  masalah.
Manusia pada prinsipnya adalah mahluk yang terus menerus menghadapi masalah dan berusaha memecahkan masalahnya. Jika masalah dipecahkan secara otomatis atau menurut kebiasaan maka kita tidak akan pernah mengenal masalah tersebut dan merasa tidak pernah mempunyai masalah. Sebenarnya setiap masalah menawarkan sebuah tantangan kreatif dan peluang diri kita untuk tumbuh lebih kreatif.
4. Takut gagal.
Hidup tidak akan diisi dengan kegagalan bila : selalu menyesuaikan diri, menggunakan gagasan yang telah terbukti berhasil, berjalan pada lorong yang sama yang telah dirintis. Namun sesungguhnya bila itu yang kita ikuti, kita sebenarnya telah gagal jadi manusia.Kita tidak tumbuh menjadi manusia kreatif yang mampu hidup diluar kebiasaan-kebiasaan lama dan nalurinya.Menurut Dr. Land (penemu kamera polaroid), " Salah satu aspek penting dari kreatifitas adalah tidak takut gagal. Para ilmuwan telah berhasil membuat eksperimen dan berulang kali gagal sebelum akhirnya mereka menemukan hasil yang meraka inginkan ".Dan sesungguhnya berapa banyak kemudahan hidup yang kita rasakan sekarang ini berawal dari kegagalan-kegagalan tersebut.


PROSES KREATIF
Kreatif adalah menggambarkan sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada, dari bahan mentah menjadi bahan jadi, dari seseuatu yang tidak berbentuk menjadi sesuatu yang indah, atau bahkan dari sesuatu yang tidak terpikirkan orang menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk orang. Salah satu proses kreatifitas adalah " DO IT". Proses ini membantu anda untuk mendapatkan yang terbaik dari banyak teknik kreatifitas. Proses ini ditemukan oleh Robert W Olson dalam bukunya The Art Of Creative Thinking. DO IT adalah proses tersruktur untuk kreatifitas yang memastikan anda melaksanakan dasar penting yang membantu anda untuk mendapatkan hasil maksimal dari alat kreativitas.
DO IT adalah singkatan dari:
- D : define problem, menentukan masalah
- O : open mind and apply creative technique, membuka pikiran dan menerapkan teknik kreatif
- I : identify best solution, identifikasi solusi terbaik
- T : transform, mengubah


Tahap-tahap ini dijelaskan secara lebih rinci untuk tehnik DO IT seperti di bawah ini:
1. Menentukan Masalah/Define problem
Define problem/tentukan masalah : Selama tahap ini Anda menerapkan sejumlah teknik untuk memastikan bahwa Anda mengajukan pertanyaan yang tepat.
Langkah-langkah berikut akan membantu Anda untuk melakukan hal ini:
* Periksa bahwa Anda mengatasi masalah, bukan gejala dari masalah. Untuk melakukan ini, tanyakan pada diri sendiri mengapa masalah tersebut timbul berulang kali sampai Anda mendapatkan akar itu.
* Lay out batas-batas masalah. Tentukan tujuan yang Anda harus mencapai dan kendala-kendala yang anda beroperasi di bawah.
* Dimana masalah tampaknya sangat besar, memecahnya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
* Ringkaskan masalah seringkas mungkin.

2. Open Mind and apply creative technique
Buka Pikiran: Di sini Anda menerapkan teknik-teknik kreativitas untuk menghasilkan sebagai jawaban sebanyak mungkin untuk pertanyaan yang Anda minta. Pada tahap ini anda tidak mengevaluasi jawaban.
Setelah Anda mengetahui masalah yang Anda ingin untuk memecahkan, Anda siap untuk mulai menghasilkan solusi yang mungkin. Hal ini sangat menggoda hanya untuk menerima ide yang baik pertama yang Anda jumpai. Jika Anda melakukan ini, Anda akan kehilangan banyak solusi yang lebih baik.
Pada tahap ini di coba untuk menghasilkan ide-ide yang berbeda sebanyak mungkin. Bahkan ide-ide buruk mungkin merupakan hal yang baik.
Anda dapat menggunakan baterai kreativitas seluruh teknik yang tercakup di awal bagian ini untuk mencari solusi yang mungkin. Setiap alat memiliki kekuatan dan manfaat tertentu, tergantung pada masalah yang Anda ingin untuk memecahkannya. Ketika Anda menghasilkan solusi, ingat bahwa orang lain akan memiliki perspektif yang berbeda pada masalah, dan itu hampir pasti akan layak meminta pendapat dari rekan Anda sebagai bagian dari proses ini.

3. Identifikasi Solusi Terbaik
Mengidentifikasi solusi terbaik: Hanya pada tahap ini Anda memilih solusi terbaik dari yang Anda datang dengan pada langkah 2. Di mana Anda mengalami kesulitan dalam memilih ide-ide, menggunakan teknik formal untuk membantu.
Hanya pada tahap ini Anda memilih yang terbaik dari ide-ide yang  telah dihasilkan. Anda bisa  meneliti dan mengembangkan sejumlah ide-ide secara detail sebelum Anda pilih salah satu.
Melalui “tehnik pembuatan keputusan” dapat menjelaskannya dengan baik.
Keputusan Tree Analysis (Decision Tree Analysis) dan Force Field Analysis sangat berguna dalam hal ini. Ini akan membantu Anda untuk memilih antara solusi yang tersedia untuk Anda.

4. Transform=Mengubah
Transformasi: Tahap terakhir adalah untuk membuat Rencana Aksi untuk implementasi solusi, dan untuk melaksanakannya. Tanpa implementasi, kreativitas Anda adalah steril.
Setelah mengidentifikasi masalah dan menciptakan solusi untuk itu, tahap akhir adalah untuk mengimplementasikan solusi ini. Hal ini melibatkan tidak hanya pengembangan produk handal dari ide Anda, tetapi semua sisi pemasaran dan bisnis juga. Ini mungkin memerlukan banyak waktu dan energi.
Banyak orang yang sangat kreatif gagal pada tahap ini. Mereka akan bersenang-senang menciptakan produk dan layanan baru yang mungkin tahun ke depan dari apa yang tersedia di pasar. Mereka kemudian akan gagal untuk mengembangkan mereka, dan melihat orang lain membuat uang keluar dari ide beberapa tahun kemudian.





Ketika anda memutuskan untuk berfikir kreatif, hal itu juga akan mengubah perspektif anda. Anda akan mencari ide-ide atau informasi tentang diri anda yang di berikan oleh pihak lain. Apa kekuatan atau kelebihan istimewa anda? Ini bukanlah pertanyaan yang mudah di jawab. Untuk menemukan jati diri dibutuhkan waktu seumur hidup atau bahkan tidak dapat diselesaikan. Berusahalah untuk mengidentifikasi apa keunggulan yang anda miliki sejak lahir, dan pastikan anda bekerja di bidang yang tepat. Bahkan ketika menganalisis diri secara sadar dan berfikir imajinatif, di lengkapi dengan intuisi, telah memberikan anda beberapa petunjuk wawasan atau tebakan yang dominan tentang diri anda, anda masih harus tetap berusaha untuk menyusuk ide-ide tersebut dalam kehidupan nyata. Yang melibatkan unsur trial and eror atau periode frustasi, putus asa, dan saat kegembiraan dan suka cita.
Secara bertahap pola kreatif dalam hidup anda mulai muncul di depan mata anda pada pengalaman yang kurang jelas, dengan perubahan dan kontinuitas.
Kehidupan seharusnya menjadi sebuah petualangan. Hal ini biasanya menarik, dan terkadang menjadi perjalanan menyakitkan kedepannya, kedalam masa depan yang tidak di ketahui. Ketika anda mencoba untuk membuat sesuatu dengan cara yang kreatif ide baru akan datang pada anda. Bahkan di padang pasir yang membentang luas ada sumur dan mata air yang menjadi inspirasi tetapi mereka tidak bisa di dapat secara langsung.
Seseorang yang berfikir kreatif tidak akan pernah memandang hidup yang akan selesai begitu saja. Kita semua bisa belajar dari pemikir kreatif untuk melihat kehidupan sebagai dasarnya serangkaian awal. Christoper mengatakan "saya suka awal, apa yang saya suka tentang kehidupan adalah potensi dari awal". Mungkin kehidupan kita, seperti buku, tidak harus selesai, hanya di tinggalkan untuk penerima dengan sebanyak kepercayaan yang bisa kita kerahkan.
Bahkan jika pekerjaan anda, dalam arti sempit tidak meminta imajinasi, seni berfikir kreatif masih relevan untuk anda karena hidup kita adalah ciptaan yang belum selesai. Membentuk dan mengubah bahan baku dari kehidupan dan keadaan selalu menarik dan sering menantang. Hampir semuanya berasal dari sesuatu yang hampir tidak ada. Hal ini bukan tentang apa yang terjadi pada anda dalam kehidupan yang penting, tetapi bagaimana anda merespon. Respon kreatif adalah mengubah hal buruk menjadi baik, masalah menjadi peluang.
Ingatlah pepatah arab, "you should never finish building your house". Karena ini adalah awal dan belum selesai, sehingga dalam menyelesaikannya itu menggairahkan pikiran kreatif anda karena akhir Allah. Kebebasan yang anda berikan kepada diri anda sendiri untuk membuat kesalahan adalah lingkungan terbaik untuk kreatifitas.